Home / Pemerintahan / Presiden Ingin Jadikan Moto GP Indonesia sebagai Magnet Baru Pariwisata
Rapat-AG

Presiden Ingin Jadikan Moto GP Indonesia sebagai Magnet Baru Pariwisata

JAKARTA– Persiapan pelaksanaan Moto GP Grand Prix di Indonesia terus dimatangkan. Hari ini, Senin 11 Januari 2016, Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas (ratas) “Persiapan Penyelenggaraan Moto GP 2017 dan Tindak Lanjut Penyelenggaraan ASIAN Games XVIII” di Kantor Presiden, Jakarta.

Menghitung waktu yang semakin dekat, Presiden menanyakan perkembangan terutama persiapan-persiapan pelaksanaan Moto GP. Segala persiapan perlu secepatnya dilakukan mengingat kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia sebagai tuan rumah The Indonesian Moto GP Grand Prix 2017-2019.‎

Presiden mengingatkan agar kedua momentum olahraga ini harus digunakan sebaik-baiknya, bukan hanya untuk memacu prestasi olahraga dan mengangkat nama Indonesia di dunia internasional.

“Ini akan menjadi magnet baru pariwisata nasional,” kata Presiden.

Sebagai informasi, pemerintah tengah merampungkan Keputusan Presiden (Keppres) Moto GP Indonesia. Dalam arahannya Presiden juga meminta untuk dikalkulasi beberapa alternatif sirkuit dan segera diputuskan. Penyelenggara MotoGP Dorna Sport SL, mematok target agar Indonesia menyerahkan master plan Sirkuit Sentul sebelum 31 Januari 2015.

Dalam ratas ini Presiden didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Hadir sejumlah menteri terkait di antaranya Menko PMK Puan Maharani, Menpora Imam Nahrawi, Menteri PU Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil dan Menkumham Yasonna Laoly.

ASIAN GAMES

Terkait pelaksanaan Asian Games, Presiden kembali menanyakan terutama persiapan-persiapan venue. Sebelumnya ratas persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018 pernah diadakan pada 11 Desember 2015 lalu. Untuk itulah, Presiden ingin menanyakan perkembangan pembangunan sarana dan prasarana, baik arena pertandingan, penginapan maupun transportasi.

Presiden kembali meminta agar di tahun 2016 ini, tempat-tempat yang akan digunakan sudah tidak menjadi masalah lagi, mengingat waktu pelaksanaan Asian Games 2018 sudah semakin dekat. Untuk itu, Presiden berharap detail rencana pembangunan dan renovasi arena dan tempat yang akan digunakan sudah tidak menjadi masalah lagi.

“Detail ini penting, mengingat waktu pelaksanaan sudah dekat. Kita harus bekerja lebih cepat lagi,” kata Presiden

Check Also

r7

Jaga Kesucian Ramadhan, Bawaslu dan Ormas Islam Deklarasi Gerakan Bersama Pilkada Bersih

JAKARTA,- Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) dan 13 lembaga dan organisasi Islam melakukan deklarasi Gerakan …