Home / Hukum / Peserta Pilkada Halmahera Selatan Tuding KPUD Curang
halmahera

Peserta Pilkada Halmahera Selatan Tuding KPUD Curang

Jakarta – Pihak pasangan calon (paslon) bupati dan wakil Bupati Halmahera Selatan, Bahrain Kusumba dan Iswan Hasjim, menuding telah terjadi kecurangan selama pelaksanaan pilkada di kabupaten yang terletak di Provinsi Maluku Utara itu pada 9 Desember 2015.

Kuasa hukum Bahrain-Iswan, AH Wakil Kamal menuding, kecurangan itu dilakukan oleh pihak KPU Kabupaten Halmahera Selatan.

“Kejahatan luar biasa itu dilakukan secara terstruktur dan sistematis oleh ketua dan anggota KPUD Halmahera Selatan bersama-sama dengan Ketua Panwas Halmahera Selatan, Iqbal Kedoya,” ujar Kamal dalam sidang pendahuluan PHPKada Kabupaten Halmahera Selatan di Gedung MK, Jakarta, Kamis 7 Januari 2016.

Padahal, menurut Kamal, penyelenggaraan Pilkada Serentak ini dinilai dan dipuji sebagai pesta demokratis terbesar di dunia. Namun, telah terciderai dengan kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh pihak penyelenggara pilkada.

Pelanggaran yang dimaksud Kamal adalah KPU Halmahera Selatan telah memanipulasi suara pemilih. Yakni, sambung dia, dengan cara menambah perolehan suara untuk pasangan nomor urut 1, Amin Ahmad dan Jaya Lamusu.

Lalu, lanjut dia, mengurangi secara signifikan perolehan suara pemohon dan pasangan calon lainnya pada saat pelaksanaan pleno rekapitulasi penghitungan suara untuk Kecamatan Bacan di KPUD Halmahera Selatan.

“Kecurangan KPU dimulai sejak 13 Desember 2015, dengan cara meng-upload C1-KWK ke portal KPU RI, yang diduga dipalsukan,” kata dia.

“Sehingga perolehan suara pasangan calon pun berbeda dengan hasil perolehan suara pasangan calon yang telah disahkan di Tingkat PPK Kecamatan Kayoa Barat, Kecamatan Gane Timur Tengah, dan Kecamatan Gane Timur,” ucap Kamal.

sumber: liputan6.com

Check Also

advokat-cinta-tanah-air-acta_20170213_233558 (1)

Presiden Jokowi Digugat ke PTUN Karena Biarkan Ahok Kembali Aktif Jadi Gubernur

JAKARTA — Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) menggugat pemerintahan Jokowi-JK, khususnya Presiden Joko Widodo ke …