Home / Pemerintahan / Tolak Keputusan Mendagri, Ganjar Tak Setuju PNS Berseragam Hitam Putih
ganjar

Tolak Keputusan Mendagri, Ganjar Tak Setuju PNS Berseragam Hitam Putih

SEMARANG, – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak sependapat dengan Menteri Dalam Negeri yang memberlakukan ketentuan seragam PNS tiap hari Rabu wajib memakai pakaian hitam putih. Menurut Ganjar, situasi ekonomi saat ini belum memungkinkan perubahan tersebut. Ganjar lebih memilih Lurik dan Batik sebagai seragam PNS dibanding Hitam Putih.

“Saya lebih memilih batik dan lurik sebagai seragam dibanding hitam putih. Ini untuk membantu perajin batik dan lurik. Kalau yang itu kebanyakan pengusaha besar. Yang kecil kecil lebih butuh bantuan,” ungkapnya usai mengikuti Pembukaan Rakerda diperluas PDI Perjuangan Jateng di Hotel Patra Jasa, Senin (8/2).

Pernyataan tersebut menjawab pertanyaan wartawan mengenai sikapnya terhadap kebijakan Kemendagri soal seragam PNS yang baru itu. Dimana menurut Permendagri nomor 6 Tahun 2016, kalau dalam sepekan hanya sekali saja memakai seragam batik yaitu hari Kamis, empat hari lainnya menggunakan seragam sebagaimana yang diatur pemerintah pusat, seperti kheki, hitam putih dan lain-lain.

Sedangkan yang selama ini terjadi di PNS di Jateng, bahwa setiap hari Selasa mengenakan seragam lurik, kemudian selama tiga hari, yakni Rabu sampai Jumat mengenakan batik. dan Senin mengenakan pakaian dinas kheki. Itu artinya penggunakan seragam bati dan lurik nantinya berkurang.

“Saya membayangkan, seragam kekhi, hansip, hitam putih, itukan buatan pabrik, bukan buatan rakyat kecil. Lalu rakyat kecil dimana untuk hal ini?.  Saya hanya ingin membela rakyat kecil. Maka saya akan tetap menggunakan aturan (seragam) yang sudah ada (yang selama ini berlaku di Pemprov Jateng),” tegasnya.

sumber: beritajateng.net

Check Also

w7

Kemendagri Optimistis Perekaman E-KTP Selesai Sebelum Coblosan Pilkada

Jakarta – Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Dukcapil terus berupaya menggenjot perekaman data e-KTP bagi …