Home / Uncategorized / Empat Figur Ini Maju Pilkada Luwu 2018, Wah Bisa Seru
kabarrakyat-co-pilkada-010415-750x420

Empat Figur Ini Maju Pilkada Luwu 2018, Wah Bisa Seru

BELOPA, SeruYA–Meski Pilkada Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) masih berkisar dua tahunan lagi, namun sejumlah figur mulai dielus dan mewacana akan maju mencalonkan diri sebagai kandidat ’01’ Luwu pada Pilkada 2016. Tak hanya itu, warga Kabupaten Luwu mulai ikut membicarakan suksesi kepemimpinan lima tahunan di Luwu itu.

Setidaknya ada empat figur yang sudah mewacana dan dinilai berpeluang maju mencalonkan diri sebagai bakal calon bupati. Tak hanya itu, bila empat figur ini nyalon dan masing-masing maju sebagai calon ’01’ Luwu, maka diprediksikan Pilkada Kabupaten Luwu 2018 akan berlangsung seru dan alot.

Empat figur itu, yakni Wakil Bupati Luwu periode ini, Amru Saher, mantan Bupati Luwu H. Basmin Mattayang, Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKL-R) Buhari Kahar Mudzakkar, dan Ketua DPC Partai Demokrat Luwu, Syukur Bijak.

Dari empat figur ini, Buhari Kahar Mudzakkar dan Syukur Bijak sudah menyatakan kesiapannya maju. Kecuali H Basmin Mattayang mengisyaratkan akan maju bertarung di Pilkada Luwu 2018, tetapi masih menunggu hasil survei.

Sementara Amru Saher yang tidak lain politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel ini, masih diam dan belum pernah sekalipun menyampaikan kepada publik soal keinginannya maju di Pilkada. Amru sebatas menyatakan, sampai saat ini, dia masih berkonsentrasi melaksanakan sisa masa jabatannya mendampingi Bupati Luwu, Andi Mudzakkar hingga selesai pada 2018 mendatang.

Buhari Kahar Mudzakkar, yang tidak lain kakak Bupati Luwu, Andi Mudzakkar, telah mendirikan posko BKM (Buhari Kahar Mudzakkar) di Desa Padang-padang, Belopa, Kabupaten Luwu. Bahkan, saat peresmian Posko BKM tersebut, Kamis (23/3/2016) siang lalu, sejumlah politisi senior di Luwu hadir, seperti Anggota DPRD Luwu dari Partai Golkar, Yasman Miming, Anggota DPRD Luwu sekaligus Ketua PPP Luwu, Rusli Sunali, Ketua Fraksi PAN DPRD Luwu, Bahar, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Luwu, Kasruddin.

Buhari Kahar Mudzakkar ditemui KORAN SeruYA, usai peresmian Posko BKM, tak menampik keinginannya akan maju Pilkada Luwu 2018, sehingga dia meminta dukungan para keluarga, kerabat, koleganya, dan masyarakat Luwu secara umum.

Langkah Buhari maju Pilkada Luwu bisa mulus lantaran adiknya, Bupati Luwu Andi Mudzakkar tidak bisa lagi maju Pilkada karena sudah dua periode menjabat. Andi Mudzakkar sendiri digadang-gadang maju Pemilihan Gubernur Sulsel 2018.

Senada Buhari Kahar Mudzakkar, Syukur Bijak juga menyatakan kesiapannya akan maju bertarung di Pilkada Luwu. “Insya Allah, saya siap maju. Namun, masih perlu melakukan berbagai pembenahan, sebelum menapaki Pilkada Luwu,” katanya.

Lantas bagaimana dengan Basmin Mattayang? Tampaknya, sampai saat ini, Basmin ternyata tidak terlalu bernafsu bertarung kembali di Pilkada Luwu 2018. Basmin Mattayang mengaku sudah mulai banyak yang bertanya kepada dirinya apakah akan maju di Pilkada nanti.

“Jujur kadang saya pun berpikir untuk apa sebenarnya orang-orang ini menanyakan hal tersebut? Untuk mengantisipasi melawan saya kah? Atau bersiap-siap mendukung saya di pilkada nanti,” ujar Basmin, baru-baru ini.

Basmin menegaskan tidak akan maju pada Pilkada Luwu 2018 jika ada bakal calon atau kandidat Bupati Luwu yang mengunggulinya dalam survei nantinya. Bagi politikus Nasdem ini, hasil survei menjadi sinyal bahwa masyarakat Luwu telah memiliki pilihan yang lebih menjanjikan daripada dirinya. “Dan untuk hal ini saya tidak akan berkecil hati, bahkan jika dimungkinkan akan turut mendukung,” tegasnya.

Jika masyarakat menginginkan, sesuai hasil survei, maka itu akan terlihat dengan tidak adanya satu figur yang mengungguli jika memang masyarakat Luwu masih mengharapkannya memimpin kembali. “Lagipula saya ini sudah pernah memimpin Luwu walaupun kurang dari lima tahun, dan hasilnya masyarakat bisa lihat sendiri,” tuturnya.

Selain itu, Basmin jauh-jauh hari juga sudah menegaskan tidak maju di Pilkada jika harus membayar parpol agar bisa mendapat perahu politik. Baginya pilkada hanya jalan untuk mencapai tujuan, tujuannya adalah menghadirkan pemerintahan yang baik dan melayani masyarakat, tidak lebih dari itu.

“Sehingga jika masyarakat menginginkan dan survei tinggi, tentu parpol tidak akan ada yang minta mahar atau syarat apapun namanya untuk mengusung saya. Apalagi saya memang tidak punya cukup uang untuk bayar ini bayar itu. Namanya juga pensiunan. Logikanya sederhana, masa saya mau disuruh kerja baik-baik untuk melayani masyarakat selama lima tahun, tapi saya yang disuruh bayar,” kata Basmin.

Diluar Amru Saher, tiga figur yang dinilai berpeluang maju Pilkada Luwu, bukanlah wajah baru untuk suksesi kepemimpinan di Luwu. Basmin pernah maju mencalonkan diri berpasangan dengan Buhari Kahar, namun kalah dari duet Andi Mudzakkar dan Syukur Bijak.

Kemudian, pada Pilkada Luwu 2013 lalu, Basmin maju sebagai calon Bupati Luwu berpasangan dengan Syukur Bijak. Namun, duet Basmin-Syukur Bijak kalah dari duet Andi Mudzakkar-Amru Saher.

Sumber: seputarluwuraya.com

Check Also

Senam bersama para paslon (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

Dua Paslon Senam dan Nyanyi Bareng Jelang Deklarasi Damai

Semarang – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, pagi ini menggelar pawai Pilkada …