Home / Pilkada / Annar Sampetoding Siap Jadi Suksesor AAS di Sulbar
annar-sulbar-1162016-jm

Annar Sampetoding Siap Jadi Suksesor AAS di Sulbar

Bakal calon Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Annar Salahuddin Sampetoding mengaku dirinya siap menjadi suksesor Gubernur Sulbar dua periode, Anwar Adnan Saleh (AAS).

Menurut Annar, Pilgub Sulbar yang bakal dihelat pada tahun 2017 mendatang menjadi ajang pembuktian dirinya untuk bertarung sebagai kandidat.

“Saya sudah siapkan tim di tingkat desa. Basis saya utara dan selatan. Kita akan kerja keras dalam menggalang dukungan,” kata Annar saat menggelar buka puasa bersama di kediamannya, Jalan Sunu III, No. 5 kota Makassar, Juma’t 10 Juni 2016.

Annar menuturkan, kesiapannya dalam berkompetisi di Sulbar sudah mendapat restu oleh keluarga besarnya. Bahkan ia mengaku sudah jauh hari sebelumnya telah mematangkan persiapan untuk meningkatkan elektabilitasnya.

Lihat Juga: Ratusan Orang Sulbar Ingin Jadi Pengawas Pemilu

“7 tahun saya menunggu untuk ini. Dan saya akan memaksimalkan seluruh potensi yang ada,” ujarnya.

Lebih lanjut, Annar yang juga Komisaris Utama Siner Group ini juga mengungkapkan, soal sikapnya saat perhelatan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar tahun 2013 lalu.

Dikatakannya, saat itu baliho serta pergerakan timnya di Makassar hanya menjadi ajang pemanasan untuk mengukur sejauh mana peluangnya menjadi kandidat.

“Jangan percaya saya mau maju pilwalkot, itu cuma pemanasan saja,” pungkasnya.

Deklarasi terbuka Annar ini sekaligus untuk memperkenalkan siapa yang akan menjadi bakal calon wakilnya di Pilgub Sulbar. Ia mengaku telah merangkul Syahrir Hamdani yang merupakan salah satu tokoh pendiri Provinsi Sulbar.

Pada kesempatan tersebut, Syahrir Hamdani juga mengutarakan kesiapannya untuk bertandem dengan Annar. Syahrir mengatakan, keinginannya untuk berpasangan didasari oleh sebuah wasiat dari salah satu keluarga besarnya.

“Sudah dapat wasiat, saya bisa didorong tapi jangan berpikir kosong satu. Kosong dua saja,” katanya.

Awal pertemuannya dengan Annar sendiri saat sang pemberi wasiat yakni, Prof Makmun meninggal dunia. Saat itulah kata Syahrir dirinya untuk pertama kalinya kembali bertemu dengan Annar. Dasar pertemuan mereka saat melayat itu lanjut Syahrir, menjadi awal mengapa dirinya membulatkan tekad untuk mendampingi Annar pada Pilgub Sulbar.

“Dua bulan kemudian setelah wasiat itu ke saya, dan disitulah saya ketemu beliau saat melayat ke almarhum pak Prof Makmun,” ujarnya.
sumber:makassarterkini.com

Check Also

bau-bau

Hasil Pleno KPU Baubau: Tampil Manis Raih Suara Tertinggi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Baubau telah melaksanakan pleno rekapitulasi hasil perolehan suara Pemilihan Wali …