Home / Pilkada / Sulawesi / SSI: Elektabilitas Nurdin Abdullah Lampaui IYL dan Agus AN
Yuhardin, Direktur Ekesekutif SSI (Script Survei Indonesia) Konferensi Pers di Hotel Clarion Makassar
Yuhardin, Direktur Ekesekutif SSI (Script Survei Indonesia) Konferensi Pers di Hotel Clarion Makassar

SSI: Elektabilitas Nurdin Abdullah Lampaui IYL dan Agus AN

Riset awal yang dilakukan Script Survei Indonesia (SSI) 25 Mei sampai 15 Juni, terkait dinamika masyarakat jelang pilgub Sulsel 2018, menempatkan Bupati Bantaeng Prof. Nurdin Abdullah pada posisi teratas dengan Elektabilitas (tingkat keterpilihan) 34,1 Persen dibandingkan beberapa kandidat lainnya.

Hasil perolehan suara elektabilitas Nurdin Abdullah (NA), jauh melampaui mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo (10.5 persen), anggota DPD Aziz Qahar Mudzakkar (10.5 persen), dan Wakil Gubernur Agus Arifin Nu’mang (8,2 persen).

Beberapa tokoh lainnya memiliki tingkat elektabilitas yang rendah, yakni di bawah 5 persen, masing-masing Thamzil Linrung Burhanuddin Andi, Akbar, Latinro Latunrung, Rudiyanto Asapa, Rusdi Masse, Luthfi A Mutti, Rivai Ras, Erwin Aksa, Ridwan Wittiri, dan Andi Tanribali Lamo.

Elektabilitas perolehan suara balon Gubernur Sulsel 2018, terungkap dalam jumpa pers yang diselenggarakan lembaga survei Script Survei Indonesia (SSI) di Hotel Clarion Makassar, Minggu (26 Juni 2016).

Direktur Eksekutif SSI, Yuhardin, menjelaskan survei ini menggunakan metode multistage random sampling. Dengan jumlah responden sebanyak 820 orang. Wawancara atau tatap muka dengan responden dilakukan dengan sistim kuesioner dengan margin of error 3.5% dengan tingkat kepercayaan sampai 95 persen.

Dijelaskan, Ichsan Yasin Limpo (IYL) dalam survei tersebut memiliki popularitas tertinggi dengan perolehan 69,8 persen, Aziz Qahar Mudzakkar (68,0 persen), Agus Arifin Nu’mang (66,0 persen), Nurdin Abdullah (56,8 persen).

Nama Thamzil Linrung yang juga anggota DPR RI juga muncul dengan tingkat  popularitas dan acceptabilitas urutan keempat dengan 32 persen disusul Burhanuddin Andi 32 persen, Akbar Faisal 30 persen. Sedangkan Latinro Latunrung, Rudiyanto Asapa, Rusdi Masse, Luthfi A Mutti, Rivai Ras, Erwin Aksa, Ridwan Wittiri, dan Tanribali Lamo masing-masing di bawah 30 persen.

NA lebih diterima karena beliau terpersepsikan berprestasi dan berpengalaman dalam pemerintahan dan seringnya tampil di event Nasional. Sementara IYL, punya pengalaman dan pengaruh popularitas kerabat dan keluarga besar Yasin Limpo. Sementara Azis dikenal karena sosok religius dan AAN lantaran mendampingi guberrur dua periode yang tercitrakan berhasil memimpin Sulsel.

“Meski begitu, hasil ini masih memungkinkan berubah dalam kurun dua tahun kedepan. Sangat bergantung kerja kreatif tim sukses, dan faktor geopolitik penentuan pasangan masing-masing balon nantinya,” ungkap Yuhardin yang juga Alumni Lemhannas – Hipmi Angkatan Ke 2.

Berdasarkan hasil survei itu, Yuhardin menyebutkan, jika Pemilukada Sulsel dilakukan sekarang, NA yang juga Bupati Bantaeng dua periode itu akan menang dan menjadi Gubernur Sulsel.

Nurdin Abdullah yang dimintai komentar tentang hasil survei itu mengaku kaget karena belum menyatakan diri sebagai calon gubernur dan belum bergerak hasilnya sudah bisa mencapai 34 persen.
Menurut Nurdin Abdullah hasil survei itu menunjukkan bahwa rakyat menghendaki adanya pemimpin yang baru. “Kalau rakyat menghendaki insya Allah saya siap mengabdi. Saya tidak akan memburu jabatan. Tapi kalau hasilnya demikian itu artinya pilihan rakyat dan saya siap mengabdi,” jelasnya.(#)

Check Also

no-urut-cagub-sulsel-kpu

Inilah Survei Terbaru Pilgub Sulsel 2018

Lembaga nonprofit yang mendalami masalah opini dan kebijakan publik, Populi Center merilis hasil survei Pilkada …