Home / Pilkada / Papua / Enam Kabupaten di Papua Rawan Pelanggaran Pilkada 2017
1650266IMG-20160710-175834780x390

Enam Kabupaten di Papua Rawan Pelanggaran Pilkada 2017

Jayapura – Sebanyak enam kabupaten di Provinsi Papua rawan terhadap pelanggaran dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak pada 15 Februari 2017.

Hal ini berdasarkan hasil analisis Badan Pengawas Pemilu Provinsi Papua jelang pelaksanaan pilkada serentak untuk 11 kabupaten di Papua.

Ketua Bawaslu Provinsi Papua Robert Horik saat ditemui di Jayapura, Rabu (13/7/2016) mengatakan, enam kabupaten itu adalah Tolikara, Puncak Jaya, Lanny Jaya, Nduga, Dogiyai, dan Intan Jaya.

“Saya telah menginstruksikan kepada anggota Panwaslu di enam kabupaten itu agar mempersiapkan pengawas di setiap kampung dengan sebaik mungkin,” kata Robert.

Bawaslu juga telah meminta panitia pengawas pemilu untuk memasukkan identitas pengawas yang bertugas di setiap tempat pemungutan suara.

Menurut Robert, enam kabupaten itu rawan karena letak geografisnya sangat sulit dan akses transportasinya terbatas.

Para pengawas akan diterjunkan ke seluruh TPS di enam kabupaten itu minimal dua minggu sebelum pelaksanaan pilkada serentak.

“Selain kedua faktor itu, masih terdapat juga penggunaan sistem noken di enam wilayah tersebut. Karena itu, kami harus bekerja ekstra agar memastikan pilkada berlangsung dengan adil dan jujur,” kata dia.

Sumber: kompas.com

Check Also

bf52f43d-2dd5-4e82-b0f5-3fa35eb6cd79_43

Golkar Calonkan Irjen Paulus Waterpauw Jadi Cagub di Pilgub Papua

Jayapura – Partai Golkar Papua ingin mencalonkan Irjen Paulus Waterpauw sebagai calon tunggal Gubernur Papua …