Home / Hukum / Gunakan Narkoba, Ketua DPRD Sarolangun Dipecat
ilustrasi-narkoba-2-140623-andri

Gunakan Narkoba, Ketua DPRD Sarolangun Dipecat

Jambi – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memutuskan memecat kadernya, Muhammad Syaihu (42) yang kini menjabat Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Pemecatan Syaihu dari keanggotaan di PDIP dan di DPRD Sarolangun dilakukan terkait keterlibatannya dalam penyalahgunaan narkotika dan obat-obat berbahaya (narkoba). Tersangka Syaihu hingga Sabtu (13/8) masih ditahan dan diperiksa di Polresta Jambi bersama tujuh orang rekannya yang tertangkap menyalahgunakan narkoba.

“Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Jambi akan melaksanakan instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk memecat Ketua DPRD Sarolangun, Muhammad Syaihu yang ditangkap polisi akibat terlibat narkoba. Pemecatan dilakukan dari keanggotaan PDIP dan jabatan di DPRD Sarolangun,”kataKetua DPD PDIP Provinsi Jambi, Edi Purwanto kepada wartawan di Jambi, Sabtu (13/8) terkait tertangkapnya Muhammad Syaihu dalam penggerebekan sarang narkoba di Kota Jambi.

Menurut Edi Purwanto, DPD PDIP Provinsi Jambi tetap melaksanakan arahan DPP PDIP terkait kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan kader PDIP Muhammad Syaihu yang kini menjabatKetua DPRD Sarolangun. Pengurus PDIP Provinsi Jambi juga secara konsisten melaksanakan kebijakan DPP PDIP yang tidak memberikan toleransi kepada kadernya yang terlibat narkoba.

“Kami juga mendukung proses hukum yang dilakukan jajaran kepolisian terhadap Muhammad Syaihu. Kami tidak akan intervensi terkait penanganan kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan kader PDIP tersebut,”tegasnya.

Sementara itu, Kapolresta Jambi, Komisaris Besar (Kombes) Bernard Sibarani melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Polresta Jambi, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sri Sri Kurniati menjelaskan, penyidik Polresta Jambi hingga Sabtu (13/8) masih menahan dan memeriksa intensif delapan tersangka kasus narkoba, termasuk Muhammad Syaihu. Polisi berhasil mengamankan barang bukti dari para tersangka sekitar 4,3 gram sabu-sabu, satu unit bong atau alat hisap sabu-sabu,

Dijelaskan, Muhammad Syaifu tertangkap menyalahgunakan narkoba jenis sabu-sabu bersama tujuh orang tersangka lain dalam suatu penggerebekan sarang narkoba yang dilakukan Satuan Narkoba Polresta Jambi. Para tersangka, yakni Abdul Hakam (42), Januar (32), Jamaluddin (22), Fahrur Rozi (29), Thomas Rico (32) dan Timbul Widiyo (28). Muhammad Syaifu yang menjabat Ketua DPRD Sarolangun berada di Jambi dalam rangka

Menurut Sri Kurniati, semula polisi hanya berhasil menangkap seorang tersangka, Abdul Hakam (42) di rumahnya, Kampung Bugis, Kotabaru, Kota Jambi, Kamis (11/8) malam. Dari tangan Abdul Hakam ditemukan barang bukti satu paket sabu-sabu.

“Berdasarkan informasi yang dikorek dari tersangka Abdul Hakam, polisi berhasil meringkus tujuh orang tersangka lain, termasuk Muhammad Syaifu. Namun ketika dilakukan penggerebekan, polisi tidak mengetahui persis apakah Syaihu Ketua DPRD Sarolangun. Barang bukti yang diamankan polisi dari para tersangka sekitar 4,3 gram sabu-sabu dan alat hisap sabu-sabu,”katanya.

Sementara itu Ketua Badan Kehormatan DPRD Sarolangun, Sadaini mengaku menyesalkan tertangkapnya Ketua DPRD Sarolangun dalam penggerebekan sarang narkoba di Kota Jambi. Kasus tersebut dinilai merusak citra DPRD di tengah masyarakat.

Menurut Sadaini, Ketua DPRD Sarolangun, Muhammad Syaifu berada di Kota Jambi pekan ini dalam rangka mengikuti bimbingan teknis bersama anggota DPRD Sarolangun lainnya di salah satu perguruan tinggi.

Sumber: beritasatu.com

Check Also

advokat-cinta-tanah-air-acta_20170213_233558 (1)

Presiden Jokowi Digugat ke PTUN Karena Biarkan Ahok Kembali Aktif Jadi Gubernur

JAKARTA — Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) menggugat pemerintahan Jokowi-JK, khususnya Presiden Joko Widodo ke …