Home / Pemerintahan / Kerugian Negara dari Sertifikasi Guru Ditaksir Rp 230 T
guru sekolah konfrontasi

Kerugian Negara dari Sertifikasi Guru Ditaksir Rp 230 T

Jakarta – Anggota Komisi XI DPR Johnny Plate mengungkapkan, ada potensi kerugian negara sebesar Rp 200 triliun dari anggaran tunjangan profesi guru (TFG) di daerah. Angka itu didasarkan pada asumsi jumlah kelebihan dana tunjangan guru selama 10 tahun terakhir.

“Kita minta konfirmasi dari pemerintah. Kalau ada data tidak akurat akan berdampak tahun-tahun sebelumnya,” katanya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (31/8).

Menurutnya, tahun 2016 saja sudah ada kelebihan anggaran sertifikasi guru sebesar 23 triliun. Bila dihitung dalam 10 tahun makajumlahnya Rp 230 triliun.

Atas kondisi itu, Johnny meminta pemerintah menyerahkan data yang digunakan dalam melakukan pemangkasan ini. Pemangkasan tersebut karena ada ketidaksesuaian antara data di lapangan dan yang dianggarkan.

Kementerian Keuangan berencana memangkas tunjangan profesi guru sebesar Rp 23,4 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016. Pemangkasan ini merupakan bagian dari penghematan transfer ke daerah sebesar Rp 70,1 triliun.

Menkeu Sri Mulyani mengungkapkan, berencana memangkas tunjangan profesi guru sebesar Rp 23,4 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016. Pemangkasan ini merupakan bagian dari penghematan transfer ke daerah sebesar Rp 70,1 triliun.

Pemangkasan ini, kata Menkeu, karena penurunan jumlah guru bersertifikat yang berhak memperoleh TFG dari 1.300.758 orang menjadi 1.221.947 orang. Termasuk TFG yang belum dibayarkan.

Sumber: beritasatu.com

Check Also

r7

Jaga Kesucian Ramadhan, Bawaslu dan Ormas Islam Deklarasi Gerakan Bersama Pilkada Bersih

JAKARTA,- Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) dan 13 lembaga dan organisasi Islam melakukan deklarasi Gerakan …