Home / Partai / Hanura Masih Dalami Poin-Poin Krusial Di RUU Pemilu
sarifuddin-sudding

Hanura Masih Dalami Poin-Poin Krusial Di RUU Pemilu

Fraksi Partai Hanura hingga kini masih mengkaji soal Rancangan Undang-Undang Pemilu, dimana Ampres-nya atau Amanat Presiden telah diterima DPR RI beberapa waktu lalu.

“Rancangan baru masuk di DPR. Kita di Fraksi Hanura memang melakukan kajian dan itu masih akan diaporkan ke Ketum tentang beberapa poin yang dianggap krusial,” kata anggota DPR RI dari Fraksi Partai Hanura, Sarifuddin Sudding di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (25/10).

Diketahui RUU Pemilu merupakan gabungan dari tiga produk UU. Yaitu UU 42/2008 Tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, UU 15/2011 tentang Penyelenggara Pemilu, dan UU 12/2012 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD.

Sudding menekankan bahwa salah satu yang menjadi perhatian mereka adalah mengenai sistem penyelenggaraan Pemilu. Dimana dalam Ampres tersebut juga membahas tentang sistem proporsional terbuka dan sistem proporsional terbuka terbatas.

Sudding menilai RUU tersebut berindikasi mengarah pada sistem proporsional tertutup. Karenanya, harus dibahas secara mendalam. “Saya kira perlu ada kajian. Saya kira kami masih dalam pembahasan,” tegasnya.

Diketahui putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No 22-24/PUU-VI/2008 mengamanatkan pelaksanaan pemilu sejak 2009 dengan menggunakan sistem proporsional terbuka dengan penetapan caleg terpilih berdasarkan urutan suara terbanyak.

“Ada putusan dari MK yang membatalkan tentang sistem pemilu tertutup. Putusan ini sifatnya final and binding dan itu harus diikuti,” tutup Sudding.

Sumber: rmol.com

Check Also

ini-profil-partai-berkarya-tommy-soeharto

Ini Profil Partai Berkarya Tommy Soeharto

Partai berlogo pohon beringin, yakni Partai Berkarya salah satu partai baru yang lolos ditetapkan oleh …