Home / Pilkada / Maluku / Said Patuhi Keputusan Golkar Di Pilkada Maluku 2018
1324004gubernur-Maluku-Said-Assagaff2780x390

Said Patuhi Keputusan Golkar Di Pilkada Maluku 2018

Ketua DPD Partai Golkar Maluku Said Assagaff menyatakan dirinya mematuhi keputusan partai politik (Parpol) berlambang beringin di Pilkada setempat pada 2018 untuk berpasangan dengan kandidat Wakil Gubernur (Wagub).

“Saya memang Ketua DPD Partai Golkar Maluku. Namun, harus mematuhi mekanisme Partai Golkar yang nantinya memutuskan harus berpasangan dengan kandidat Wagub siapa,” katanya di Ambon, Senin (13/3).

Pernyataan Said yang juga Gubernur Maluku periode 2014 – 2019 itu sekaligus menjawab penilaian masyarakat bahwa ia telah menyepakati berpasangan di Pilkada setempat 2018 dengan Bupati Maluku Tenggara, Andreas Rentanubun.

“Saya ditemui Andreas untuk melakukan sosialisasi dalam keinginannya sebagai bakal calon (Balon) Wagub Maluku, makanya disilahkan berproses,” ujarnya.

Dia mengakui, tidak saja Andreas yang menyatakan keinginan untuk melakukan sosialisasi dengan memajang gambarnya.

“Sepanjang baliho atau pun spansuk itu tidak menyalahi ketentuan, terutama Pemkot Ambon, silahkan dipajang saja untuk tujuan sosialisasi,” katanya.

Said mengemukakan, ada juga yang memajang fotonya dengan tujuan sosialisasi pemilihan anggota DPR – RI maupun DPD – RI pada 2019.

“Saya tidak keberatan bila itu hanya untuk kepentingan sosialisasi kandidat Balon Wagub maupun anggota DPR – RI dan DPD -RI,” ujarnya.

Dia mengemukakan, DPP partai Golkar yang memiliki kewenangan untuk memutuskan harus berpasangan dengan Wagub siapa nantinya pada Pilkada 2018.

“Pastinya berkoalisasi dengan Parpol lain sebelum rekomendasi diterbitkan DPP Partai Golkar yang sebelumnya menegakkan ketentuan disurvei konsultan independen profesional,” tandas Said.

Karena itu, dia menyilakan siapa pun yang berminat mencalonkan diri sebagai calon Wagub.

“Pa Etyy sapaan Wagub Maluku, Zeth Sahuburua yang telah berusia 75 tahun juga memiliki hak untuk berproses sehingga peluang ini terbuka untuk kandidat pastinya beragama Kristen,” tegas Said.

Nama-nama kandidat Gubernur Maluku yang mengikuti Pilkada 2018 antara lain anggota DPD – RI asal Maluku, Nono Sampono, Kepala Korps Brimob Polri Irjen Murad Ismail, Inspektur IV Jaksa Agung Muda Pengawasan (JAM WAS) Kejagung RI, Herman A. Koedoeboen, SH., M.Si dan Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan periode 2015 – 2020, Komaruddin Watubun.

Sumber : tribun-maluku.com

Check Also

timsukses-pilkadatual-932018

Tim Sukses Suarakan Bersama “Serasi” Membangun Kota Tual

“Serasi hadir di kota Tual untuk melakukan perubahan di segala bidang, karena melihat pemerintahan sekarang …