Home / Pilkada / Sumatera / Pilkada Sumut 2018, Sukur Nababan Masuk Bursa Calon Gubsu
cc9cf50121d20c3d0d8096ba058e814e

Pilkada Sumut 2018, Sukur Nababan Masuk Bursa Calon Gubsu

TAPTENG – Anggota DPR dari PDI Perjuangan, Sukur Nababan masuk dalam bursa calon gubernur Sumatera Utara yang akan diusung PDI Perjuangan. Selain nama Sukur, ada dua nama rivalnya yakni Maruarar Sirait dan Junimart Girsang.

Demikian dikatakan Tri Medya Panjaitan, selaku Ketua Bidang Hukum HAM dan Perundang-undangan DPP PDI Perjuangan, kepada wartawan baru-baru ini di Pandan, Tapanuli Tengah.

“Jadi, ada tiga nama yang akan disaring DPP PDI Perjuangan nanti untuk menjadi calon Gubernur Sumatera Utara, yang akan diusung PDI Perjuangan. Adapun ketiga nama tersebut, diantaranya Sukur Nababan, Junimart Girsang dan Maruarar Sirait. Ketiga nama ini sudah kita sarankan agar dilakukan survey guna mengetahui sejauh mana popularitas, elektabilitas mereka bertiga,” katanya.

Diakui Tri Medya, bahwa untuk daerah Sumatera Utara, untuk penentuan siapa yang akan menjadi calon gubernur yang akan diusung PDI Perjuangan merupakan keputusan langsung Ketua Umum, Megawati Soekarno Putri.

Untuk itulah, dirinya mengharapkan ,agar jangan terlambat lagi untuk menentukan pilihan siapa dari antara ketiga nama itu yang akan diusung PDI-Perjuangan.

“Kita tidak mau terlambat lagi seperti masa Effendi Simbolon sewaktu menjadi calon Gubernur Sumatera Utara. Dimana waktunya sudah mepet sehingga kurang waktu untuk melakukan sosialisasi,” terangnya.

Belajar dari pengalaman tersebut, ia menyarankan kepada DPP PDI Perjuangan, agar secepatnya melakukan survey, sehingga ada waktu untuk menyususn strategi memenangkan Pilgub Sumut nantinya,” harap anggota DPR itu.

Putra Batak kelahiran Medan ini juga mengakui, walaupun waktu persiapan Effendi Simbolon kala itu sudah mepet, perolehan suara hanya selisih tiga persen suara, padahal tidak ada kepala daerah dari kader PDI Perjuangan.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan kondisi saat ini, kerjanya sudah tidak seberat lima tahun yang lalu, karena ada 15 Kabupaten/kota yang kepala daerahnya kader PDI Perjuangan.

“Kerja kita nanti sudah agak ringan, ditambah lagi komitmen dari kepala daerah masing-masing yang merupakan kader partai kita, dan juga non kaderyang diusung partai PDI Perjuangan. Jadi kita tinggal mengkondisikan kekuatan di beberapa daerah, seperti di Kota Medan, Deli Serdang, Tabagsel,” katanya.

Ia juga menambahkan, bahwa PDI Perjuangan harus berkoalisi dengan partai lain, karena kekurangan dua kursi di DPRD Sumut.

Sumber : palapapos.co.id

Check Also

jarot-sumatera-16042018

Djarot Saiful Hidayat Didukung Putera Jawa Kelahiran Sumatera

Pengurus organisasi Putera Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) menegaskan hanya memberikan dukungan kepada pasangan Djarot Saiful …