Home / Pilkada / Kalimantan / Calon Pilwali Tarakan Bermunculan
pelanggaran-pilkada-di-barselterbanyak

Calon Pilwali Tarakan Bermunculan

TARAKAN – Pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tarakan baru akan dilaksanakan pada 2018 mendatang. Namun, nama-nama yang akan meramaikan bursa pesta demokrasi itu telah bermunculan.

Ince A Rifai, salah satu tokoh yang pernah maju di pilwali Tarakan, mulai memberikan sinyal positif akan keinginannya maju kembali dalam Pilwali Tarakan, meski ia belum terang-terangan mengakui.

“Siapa pun yang akan maju itu adalah hak warga negara,” ujar purnawiraan Polri ini ditemui sejumlah media usai menghadiri rapat kerja daerah Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Tarakan, Sabtu (21/5).

Untuk diketahui, Ince Rifai pernah mencalonkan diri pada pilwali 2013 lalu, ia berpasangan dengan Ibrahim. Hanya saja, saat itu Ince sebagai calon wakil wali kota.

Kini niat tersebut muncul lagi. Ditambah lagi, kepercayaan diri Ince Rifai yang cukup tinggi setelah dipercaya sebagai Ketua KKSS Tarakan.

Dengan potensi pemilih dari warga Sulawesi Selatan yang dinilainya mencapai 50 persen dari total penduduk Tarakan sekira 254 ribu jiwa, Ince cukup optimistis merealisasikan niatnya. Bahkan, ia ingin maju sebagai nomor satu.

“Kalau untuk nomor dua, lebih baik tidak maju,” tukasnya.

Meski demikian, Ince belum tahu akan maju melalui jalur independen atau lewat perahu partai. Saat ini, ia sendiri masih dipercaya bergabung di Partai Golongan Karya (Golkar) Tarakan di bawah pimpinan Tigor Nainggolan.

Figur lain yang juga memberi sinyal positif adalah Joko Selamet. Sosok satu ini memang wajah baru. Namun, namanya banyak dikenal masyarakat Tarakan.

Meski masih malu-malu mengutarakan niatnya, Bang Jos –sapaan akrabnya- tak menolak jika kesempatan tersebut datang dari masyarakat.

“Kalau memang masyarakat memunculkan nama saya, menghendaki saya, insya Allah saya bismillah,” ungkapnya kepada Bulungan Post, Minggu (22/5).

Keinginan tersebut tak bertepuk sebelah tangan. Diakui Bang Jos, sudah banyak warga yang mempertanyakan niatnya untuk maju. Hanya saja, ia belum menentukan sikap apakah ingin nomor satu atau nomor dua.

Bang Jos juga belum menentukan sikap apakah maju melalui jalur partai atau independen. Namun, diakuinya ada beberapa personel partai yang mendukungnya maju dalam pilwali nanti. “Ada sih, cuma saya tidak bisa sebutkan partainya apa karena sifatnya masih perseorangan,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada Maret lalu, Yancong juga terang-terangan menyatakan niatnya ingin meramaikan Pilwali Tarakan. Mantan anggota DPRD Tarakan ini akan ikut menyemarakkan perebutan kursi nomor satu di Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan.

“Pilwali yang akan datang niat saya maju menjadi wali kota, kalau partai sekarang masih saya rahasiakan, yang jelas saya maju dengan menggunakan perahu partai bukan perseorangan. Saya belum bisa buka-bukaan saat ini, nanti ada yang salip kanan, salip kiri,” tuturnya saat ditemui di ruang VIP Bandara Juwata Tarakan, 4 Maret lalu.

Seperti Ince, Yancong sendiri bukan wajah baru. Andai niat tersebut terwujud, pilwali nanti merupakan yang kedua kalinya ia ikuti setelah pada 2003 lalu berpasangan dengan Suparlan. Saat itu, Yancong yang mencalonkan jadi wakil wali kota.

Selain ketiga figur tersebut, beberapa nama lain juga sudah banyak diperbincangkan masyarakat. Dua di antaranya incumbent Sofian Raga dan Khaeruddin Arief Hidayat.

Sumber : bulukang.prokal.co

Check Also

rita-widyasari-pilkadakaltim-11042018

Ini Pesan Rita Widyasari kepada Para Kontestan Pilgub Kaltim

Dalam kesempatan berbincang dengan Tribunkaltim.co baru-baru ini, Bupati Kukar non aktif Rita Widyasari secara khusus …