Home / Pilkada / Kalimantan / HMI Cabang Pontianak Harap APK Paslon Tak Rusak Pemandangan
kpu-pontianak-04042018

HMI Cabang Pontianak Harap APK Paslon Tak Rusak Pemandangan

Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pontianak, Kamarullah berharap, Alat Peraga Kampanye (APK) Pasangan Calon (Paslon), dalam Pilkada serentak 2018 tak merusak pemandangan.

Ia pun mengharapkan, seluruh Paslon maupun Tim Kampanye mematuhi ketentuan-ketentuan yang telah diatur maupun disepakati.

“Jangan sampai, banyaknya alat peraga kampanye yang dipasang membuat pemandangan Kota Pontianak menjadi semerawut,” harapnya kepada Tribun, Selasa (3/4).

Ia menilai, hal sekecil itu tentunya penting untuk diperhatikan. Ia menilai, masyarakat dapat memilih calon pemimpin yang benar-benar taat dan peduli terhadap keindahan dan tata kota.

“Saat memasang baliho atau alat peraga kampanye tentu harus memperhatikan titik mana saja yang diperbolehkan, jangan sampai semerawut,” tegasnya.

Ia juga berharap, setiap Paslon peduli akan tatanan kota yang tertata rapi. Ia juga berharap, penyelenggara bersikap tegas terhadap Paslon yang menyalahi ketentuan.

“Kita harapkan instansi terkait mengambil langkah tegas jika memang terdapat tim sukses Paslon yang memasang APK di tempat yang tidak seharusnya,” tegasnya.

Sementara itu, Divisi Sosialiasi Partisipatif Masyarakat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak, Abdul Latief mengatakan, pihaknya telah menyampaikan imbuan kepada para LO atau penghubung Paslon untuk memasang APK sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan KPU (PKPU) yang telah disepakati.

“Saya harap ini, semua tim pemenangan bisa lebih taat dalam pemasangan APK. Terutama, pada lokasi yang tidak diperbolehkan,” katanya saat rapat koordinasi bersama Panwaslu Kota Pontianak, Satpol PP dan perwakilan LO Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak, Selasa (3/4).

Dirinya memaparkan, terdapat enam titik lokasi pemasangan APK yang dilarang. Keenam titik tersebut, diungkapkan, Jl Mahakam Tanjungpura, Jl Tengku Umar, Jl Ya’ M Sabran, Jl Tanjung Hilir, Jl Pattimura, dan Jl Tanjung Raya 1.

“Untuk persoalan APK, pada rapat koordinasi ini seluruhnya dapat segera tuntas sehingga tidak ada lagi permasalahan,” tegasnya.

Dirinya mengatakan, selanjutnya akan ada dua tahap yang besar akan segera dilalui. Keduanya, diungkapkan, yakni proses kampanye rapat umum dan debat kandidat.

sumber : pontianak.tribunnews.com

Check Also

kota pontianak

Hasil Pleno KPU Kota Pontianak, Edi Kamtono-Bahasan Ungguli Paslon Lain

PONTIANAK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak telah melakukan rekapitulasi perolehan suara terkait pemilihan …