Home / Pilkada / Bantu Cagub Edy Rahmayadi, 81 Advokat Ikut Kawal Pilgub Sumut
r3

Bantu Cagub Edy Rahmayadi, 81 Advokat Ikut Kawal Pilgub Sumut

Medan – Sebanyak 81 advokat di Sumatera Utara (Sumut) mengawal jalannya Pilkada Serentak 2018 dalam membantu pasangan cagub-cawagub Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas). Itu dilakukan agar pilkada di provinsi tersebut berjalan secara jujur dan adil.

“Pada 27 Juni 2018 akan dilaksanakan pilkada serentak di Sumut dengan menghadirkan dua kontestan dengan sistem sudden death. Pengalaman di lapangan bahwa pilkada penuh dengan tipu daya sehingga sulit untuk jujur dan adil,” ujar Ketua Koordinator Tim Advokasi dan Bantuan Hukum Eramas, Adi Mansar Lubis, dalam keterangan tertulis, Kamis (17/5/2018).

Dia menjelaskan keterlibatan advokat dalam pilkada serentak untuk mempersempit ruang oknum-oknum yang berlaku curang. Selain itu, mereka bertugas membantu masyarakat seandainya ditemukan ada kecurangan di lapangan.

“Logika dasar semakin banyak wadah yang ikut serta mengawasi pelaksanaan pilkada tentu pergerakan oknum-oknum untuk merusak konsep kinerja penyelenggara pemilu yang bersifat jujur serta adil akan semakin rumit apabila diberikan bantuan hukum bagi masyarakat yang ingin melaporkan keganjilan yang terdapat di lapangan pada saat proses pesta demokrasi agar tidak terjadi konflik,” terangnya.

Kendati demikian, dia mengatakan bantuan hukum kepada masyarakat Sumut tersebut bukan atas permintaan pasangan Eramas. Dia menjelaskan kewajiban advokat didasari aturan hukum.

“UU No 18/2003 tentang Advokat mewajibkan setiap advokat untuk memberikan bantuan hukum atau pembelaan tanpa melihat terlebih dahulu mampu membayar jasa advokat atau tidak. Tetapi wajib memberikan bantuan hukum sepanjang ada dasar hukumnya secara cuma-cuma sesuai dengan Pasal 22 ayat 1,” katanya.

Bantuan hukum dari advokat dasambut Ketua Tim Pemenangan Eramas, Heri Utomo, secara positif. Menurutnya, masyarakat Sumut perlu mendapat banyak pendampingan hukum dalam proses pesta demokrasi, terutama untuk menekan angka golput saat pilkada nanti.

“Kalau tidak ada penyuluhan dari advokat ini, tentu membuat malas masyarakat datang ke TPS. Dan akan semakin membuat masyarakat apatis terhadap pilkada di Sumut,” kata Heri.
sumber: detik.com

Check Also

6

Khofifah: Toleransi Turun, Ustaz Harus Berperan Tangkal Radikalisme

Mojokerto – Cagub Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut terjadi penurunan toleransi di Indonesia. Untuk menangkal …