Home / Pilkada / Bali NTT NTB / Hasil Pleno Rekapitulasi KPU Bali Dimenangkan Koster-Ace
bali

Hasil Pleno Rekapitulasi KPU Bali Dimenangkan Koster-Ace

Bali, Usai dilakukan hal serupa di tingkat kabupaten/kota, KPU Bali akhirnya menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilgub Bali 2018, Kantor KPU Bali, Denpasar, Minggu (8/7/2018).

Dari hasil tersebut, pasangan nomor urut satu, Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) memperoleh 1.213.075 suara.

Sedangkan pasangan nomor urut dua, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) hanya meraih 889.930 suara.

Berdasarkan rekapitulasi tersebut. Koster-Ace menyapu bersih hampir 50 persen kabupaten/kota se-Bali. Pasangan yang diusung PDIP, PAN, Hanura, PKPI, PKB, dan PPP ini unggul telak di lima kabupaten, yakni Buleleng, Gianyar, Bangli, Tabanan, Badung, sedangkan di Jembrana pasangan ini hanya menang tipis.

Sedangkan, Mantra-Kerta yang diusung Golkar, Gerindra, Demokrat, NasDem, PKS, PBB, Perindo, PSI, dan Berkarya ini hanya unggul di tiga kabupaten dan satu kota, yakni Kota Denpasar, Karangasem, dan Klungkung.

Paslon Koster-Ace meraih 87.863 suara di Kota Denpasar, 210.175 suara di Kabupaten Badung, 199.384 suara di Kabupaten Tabanan, 81.783 suara di Kabupaten Jembrana, 220.923 suara di Kabupaten Buleleng, 96.327 suara di Kabupaten Bangli, 90.891 suara di Kabupaten Karangasem, 39.653 suara di Kabupaten Klungkung, dan 186.076 suara di Kabupaten Gianyar.

Adapun paslon Mantra-Kerta meraih 190.534 suara di Kota Denpasar, 70.290 suara di Kabupaten Badung, 93.246 suara di Kabupaten Tabanan, 72.801 suara di Kabupaten Jembrana, 98.859suara di Kabupaten Buleleng, 48.917 suara di Kabupaten Bangli, 132.795 suara di Kabupaten Karangasem, 81.232 suara di Kabupaten Klungkung, dan 101.256 suara di Kabupaten Gianyar.

Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, kemudian mengumumkan hasil rekapitulasi dan menyampaikan bahwa usai dilakukan rapat pleno terbuka ini hasilnya akan dilaporkan ke KPU RI.

“Untuk tahap selanjutnya, kami akan melaporkan ini kepada KPU RI dan juga akan berkoordinasi dengan Mahkamah Konstitusi, untuk memastikan apakah ada registrasi perkara terkait dengan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP),” ujarnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa apabila dalam mekanisme tersebut tidak ada perselisihan ke MK dari kedua belah pihak.

Maka pihaknya akan langsung melakukan rapat pleno kembali untuk menetapkan Paslon Koster-Ace sebagai pemenang di Pilgub Bali ini.

“Jika dalam mekanisme tidak ada, dan setelah surat itu didapatkan. Kami segera akan melakukan rapat pleno kembali, untuk menetapkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih. Ini memang harus kami tunggu karena mekanismenya demikian,” tambahnya.

Mengenai hasil rekapitulasi ini sendiri. Raka Sandi mengatakan kedua belah pihak sudah menerima. Selanjutnya, tinggal menunggu surat dari Mahkamah Konstitusi.

“Karena seluruh proses sudah berjalan dengan baik dan lancar. Kemudian juga diawasi oleh Bawaslu berserta jajarannya, dan diterima oleh semua pihak termasuk saksi masing-masing pasangan calon. Kami berharap, tidak akan ada perselisihan masing-masing hasil pemilihan dan tidak ada PHP. Selanjutnya, dalam waktu terdekat saat surat dari Mahkamah Konstitusi diterima, KPU Bali akan menetapkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih,” tandasnya.
Sumber : Tribun-Bali.com

Check Also

14

Ini Harapan Para Tokoh bagi Pemimpin Bali Pemenang Pilkada 2018

Denpasar – Sejumlah tokoh Bali menginginkan agar gubernur yang terpilih dalam Pilkada 2018 berani dan …