Home / Pilkada / Maluku / Kpu Tual Tetapkan Pasangan “MUTIARA” Sebagai Pemenang
tual

Kpu Tual Tetapkan Pasangan “MUTIARA” Sebagai Pemenang

Ambon, Komisi Pemilihan Umum Kota Tual menetapkan pasangan M.M. Tamher-Adam Rahayaan atau “Mutiara” sebagai pemenang pemilihan kepala daerah setempat 11 Juni 2013.

“Rapat Pleno KPU Kota Tual menetapkan pasangan Mutiara sebagai pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota terpilih periode 2013-2018,” kata Ketua KPU Kta Tual Hamra Renleuw yang dikonfirmasi Antara dari Ambon, Rabu.

Penetapan pasangan calon terpilih hasil Pilkada Kota Tual tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) KPU Kota Tual No.40/KPTS-KP/2013 tertanggal 26 Juni 2013.

Penetapan pemenang didasarkan atas hasil perhitungan suara dari lima kecamatan yang telah dilakukan sejak 23 Juni 2013, di mana pasangan MUTIARA menang mutlak pada empat dari lima Kecamatan di Kota Tual dengan jumlah 18.424 suara atau 57 persen dari total jumlah suara sah sebanyak 33.323 suara.

Posisi kedua ditempati pasangan Usman Taminge – Arsyad Nuhuyanan (UTUSAN) dengan perolehan 9.391 suara atau 29,05 persen, diikuti Baharudin Farowawan – Abet Tetlageni (BARET) dengan 3.548 suara (10,98 persen) serta pasangan Bakrie M Tamher – Lukman Matutu (TAMAN) dengan 1.960 suara atau 2,97 persen.

“Kemenangan mutlak yang diperoleh pasangan MUTIARA ini sekaligus diputuskan pilkada Kota Tual hanya berlangsung satu putaran,” katanya.

Keputusan tersebut didasari Peraturan Pemerintah No.49 Tahun 2008 yang merupakan perubahan atas PP. No.6/2005 tentang pemilihan, pengesahan pengangkatan dan pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Selain itu peraturan KPU No.16/2010 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pilkada Oleh PPK, KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi serta penetapan calon terpilih, pengesahan pengangkatan dan pelantikan.

“Dalam dua peraturan tersebut disebutkan, jika ada pasangan calon yang memperoleh suara 50 persen ditambah satu (1) dari total jumlah suara sah, maka langsung ditetapkan sebagai pemenang, dan tidak ada pemilihan putaran kedua,” katanya.

Hamra mengaku, rapat pleno penetapan yang dihadiri tim pemenangan empat pasangan calon, berjalan lancar dan singkat, di mana tidak ada tim pemenangan pasangan yang mengajukan keberatan.

Dia menambahkan, Pilkada Kota Tual tergolong aman dan lancar serta minim pelanggaran. “Pilkada Kota Tual merupakan yang paling aman di Maluku. Diharapkan dapat menjadi panduan atau acuan bagi daerah lain di Maluku,” katanya.

Sumber : Antaranews.com

Check Also

9

Ini Nomor Urut Pilgub Maluku, Calon Independen Lolos

Ambon – KPU Maluku mengumumkan nomor urut pasangan calon yang akan berkompetisi merebut suara pemilih …